Rabu, 22 April 2015

Turbidity Meter | Jual Turbidity Meter Di Surabaya 082140002080

Turbidity Meter | Jual Turbidity Meter Di Surabaya  082140002080
Turbidity Meter | Jual Turbidity Meter Di Surabaya  082140002080 
 
Untuk info dan pemesanan hubungi :

022-7239019 / 0821 4000 2080 / 0856 2476 9005 / 0857 2352 9677 / 0813 2259 9149
Pin BB: 29d2de88 / 32dbbfb0
PENGUKURAN KEKERUHAN AIR MENGGUNAKAN TURBIDIMETER
    Air merupakan bahan yang sangat penting bagi kehidupan. Fungsi air tidak pernah dapat digantikan oleh senyawa lain. Air juga merupakan salah satu komponen utama dalam bahan dan produk pangan. Air memiliki manfaat yg sangat banyak yg berguna bagi mahluk hidup di bumi, sehingga air mempunyai peranan yg penting dalam melangsungkan kehidupan. Rumus kimia air dalam lingkungan laboratorium adalah H2O.
    Tetapi kenyataannya di alam, rumus tersebut menjadi H2O + X, dimana X berbentuk karakteristika bilogik (bersifat hidup) ataupun berbentuk karakteristika non biologic (bersifat mati). Pengotor yg ada dalam air yg akan diolah sebelum digunakan dalam industri dapat bermacam - macam diantaranya adalah kekruhan (turbidity).
Karakteristik Fisik Air
-    Kekeruhan: Kekeruhan air dapat ditimbulkan oleh adanya bahan-bahan anorganik dan organik yg terkandung dalam air seperti lumpur dan bahan yg dihasilkan oleh buangan industri.
-    Temperatur: Kenaikan temperatur air menyebabkan penurunan kadar oksigen terlarut. Kadar oksigen terlarut yg terlalu rendah akan menimbulkan bau yg tidak sedap akibat degradasi anaerobic ynag mungkin saja terjadi.
-    Warna: Warna air dapat ditimbulkan oleh kehadiran organisme, bahan-bahan tersuspensi yg berwarna dan oleh ekstrak senyawa-senyawa organik serta tumbuh-tumbuhan.
-    Solid (Zat padat): Kandungan zat padat menimbulkan bau busuk, juga dapat meyebabkan turunnya kadar oksigen terlarut. Zat padat dapat menghalangi penetrasi sinar matahari kedalam air
-    Bau dan rasa: Bau dan rasa dapat dihasilkan oleh adanya organisme dalam air seperti alga serta oleh adanya gas seperti H2S yg terbentuk dalam kondisi anaerobik, dan oleh adanya senyawa-senyawa organik tertentu
    Turbiditas merupakan pengukuran optik dari hamburan sinar yg dihasilkan. Hamburan sinar terjadi karena interaksi antara sinar yg diberikan dengan partikel suspensi yg terdispersi dalam larutan. Partikel-partikel suspensi tersebut dapat berupa lempung alga, material organik, mikroorganisme, material koloid dan bahkan molekul besar sekalipun seperti tannin dan lignin.
    Metode yg biasa digunakan untuk mengukur turbiditas suatu larutan ialah turbidimetri dengan alat turbidimeter. Dasar dari analisis turbidimetri ialah pengukuran intensitas cahaya yg ditranmisikan sebagai fungsi dari konsentrasi fase terdispersi, bilamana cahaya dilewatkan melalui suspensi maka sebagian dari energi radiasi yg jatuh dihamburkan dengan penyerapan, pemantulan, dan sisanya akan ditranmisikan.
    Prinsip umum dari alat turbidimeter ialah sinar yg datang mengenai suatu partikel ada yg diteruskan dan ada yg dipantulkan, maka sinar yg diteruskan digunakan sebagai dasar pengukuran. Di bawah ini ialah salah satu contoh turbidimeter beserta aksesoris lainnya,